Lubuklinggau-Pemerintah Kota Lubuklinggau secara resmi mengambil alih tanggung jawab perbaikan gapura yang tersenggol mobil pengangkut kerupuk milik Meo Tri Susanto. Sehingga, sopir truk tersebut tidak lagi dibebani biaya perbaikan.
Dalam mediasi yang dilakukan Jumat petang (16/1/2026), Wansari, Ketua Komisi III DPRD Kota Lubuklinggau menilai langkah pemerintah sudah tepat, namun menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti pada penyelesaian kasus semata. Pasalnya, gapura tersebut diketahui baru selesai dibangun sekitar tiga minggu sebelum kejadian, sehingga memunculkan pertanyaan serius terkait kualitas konstruksi dan pengawasan pembangunan.
“Bangunan baru tiga minggu selesai tapi sudah roboh itu tidak wajar. Ini harus dievaluasi secara menyeluruh, bukan hanya gapura ini saja,” tegasnya.
Sedangkan, PLT Kepala Dinas PUPR Kota Lubuklinggau, H. Achmad Asril Asri menegaskan, bahwa pemerintah hadir untuk melindungi masyarakat, khususnya rakyat kecil, dari beban yang tidak proporsional.
“Pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat kecil menanggung beban yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara. Perbaikan gapura ini kami ambil alih, dan sopir tidak lagi dibebani,” tegas Asril Asri.
“Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Penyelesaian masalah harus mengedepankan empati dan musyawarah, bukan tekanan. Pemerintah memastikan hak masyarakat tetap terlindungi,” ujarnya.
Pihak pemerintah Kota Lubuklinggau siap bertanggung jawab dan akan melakukan evaluasi teknis terhadap pembangunan gapura tersebut.
“Kami akan melakukan evaluasi dari sisi perencanaan, konstruksi, hingga pengawasan. Jika ditemukan kekurangan, akan menjadi bahan perbaikan ke depan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya lagi.
Meo Tri Susanto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak atas kejadian yang terjadi. Ia menegaskan insiden tersebut murni tidak disengaja dan sama sekali tidak diniatkan.
“Saya mohon maaf atas kejadian ini. Tidak ada unsur kesengajaan. Saya hanya ingin tetap bekerja dan menafkahi keluarga, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli dan telah membantu,” ujar Meo mengharap iba.-*









